Arema kembali membuktikan ketangguhannya di kompetisi Indonesia Super League 2012/2013 setelah berhasil membungkam Persiram Raja Ampat dengan skor telak 3-0 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang (13/1) sore tadi. . Gol Arema dicetak oleh Sunarto pada menit 46 oleh Sunarto, Christian Gonzales menit 71 dan Kayamba Gumbs menit 86.
Tampil dihadapan puluhan ribu Aremania yang memadati Stadion Kanjuruhan, Arema tampil menggebrak sejak menit babak pertama. Pada menit 7 Singo Edan dapatkan peluang emas, sayang tendangan Alberto Goncalves masih melambung diatas mistar gawang Persiram.
Menit 16 Persiram coba lakukan tekanan melalui strikernya Jerry Karpeh. Sayang tendangan Karpeh masih bisa ditepis oleh Kurnia Meiga yang bermain cukup cemerlang pada sore tersebut.Arema kembali lakukan serangan pada menit 23, sayang umpan lambung Joko Sasongko kepada Alberto Goncalves masih bisa disambar oleh pemain belakang Persiram.
Peluang emas Arema terjadi pada menit 29 melalui titik putih, sayang tendangan Alberto Goncalves masih bisa diblok oleh kiper Persiram, Jendry Pitoy. Peluang yang sama juga didapat oleh Persiram melalui penalti pada menit 37, namun bola yang dieksekusi oleh Jerry Karpeh berhasil di tepis oleh Kurnia Meiga. Hingga peluit berakhirnya babak pertama dibunyikan, skor masih imbang tanpa gol.
Babak kedua baru berjalan satu menit Arema langsung menggebrak pertahanan Persiram melalui Sunarto yang berhasil merobek jala Jendry Pitoy melalui tendangan kerasnya dari sisi pertahanan Persiram setelah memanfaatkan umpan matang Alberto Goncalves.
Arema memperbesar keunggulan pada menit 71 melalui gol Christian Gonzales yang berhasil menceploskan bola kegawang Jendry Pitoy. Gol keempat Gonzales di kancah ISL tersebut tercipta setelah memanfaatkan umpan matang Alfarisi. 2-0 Arema menambah keunggulan.
Arema terus mengancam pertahanan Persiram, menit 86 Arema lagi-lagi menambah keunggulan kali ini giliran Keith Kayamba Gumbs melalui solo runnya setelah menerima umpan Joko Sasongko dari lini tengah.
Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. Dalam pertandingan tersebut dua kartu kuning dikeluarkan oleh wasit diberikan kepada Alfarisi dari Arema dan Jerry Karpeh dari Persiram.


